Bulan juli 2009 kali ini masyarakat di tanah air seolah-olah harus banyak mengamati peristiwa-peristiwa penting. Pilpres atau Pemilihan presiden dan pemilihan legislatif 2009 baru saja usai. Sementara itu beberapa waktu yang lalu kita semua dikejutkan dengan BOM di hotel JW. Marriot dan Ritz Calton Mega kuningan jakarta di pagi hari, awal jam orang masuk kerja . Seolah tak boleh berhenti sejenak, peristiwa demi peristiwa terus terjadi. Semua menelan banyak biaya baik tenaga, waktu maupun materi yang tidak sedikit. Namun seiring telah berlalunya itu semua, tanpa terasa sebentar lagi kita semua akan menyambut bulan penuh ibadah dan ampunan yakni ramadhan. Ramadhan seolah datang sebuah bulan perenungan buat semua pihak yang telah sibuk selama ini. Insya allah ramadhan akan menjumpai kita semuanya akhir bulan agustus. Tepat bulan kemerdekaan bangsa ini. Ramadhan memang bukan bulan untuk istirahat, justru pada bulan ini produktifitas kita sangat dianjurkan. Dengan kondisi badan sedang beribadah puasa, kita semua di tuntut untuk tetap melaksanakan pekerjaan-pekerjaan rutin kita, kegiatan belajar kita di kampus dan sekolah, aktif melakukan kajian-kajian bermanfaat dan tak lupa menyisihkan waktu lebih banyak pada penguatan rohani seperti sholat tarawih, tadarus Al Qur’an, i’tikaf di 10 hari yang terakhir. Semoga kita masih diberikan kelonggaran buat menata jam-jam terbaik kita di bulan ramadhan 1430 H ini. Amin
Masukan dari Juli 2009
Gerakan mahasiswa akan kemana kau?
8 Juli 2009 · Tinggalkan sebuah Komentar

Memasuki usia ke 45tahun. Persyarikatan Muhammadiyah (8 Dzulhijjah 1330 H) melalui eksponen gerakan kemahasiswaanya Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) turut hadir dalam pergerakan kemahasiswaan tanah air. Sejarah telah mencatat rapai bahwa majunya peradaban dan runtuhnya tirani sebuah bangsa/negara berawal dari perjuangan kelas-kelas yang dipelopori kalangan mahasiswa dan kaum muda. Mereka bergerak dan berstrategi bersama rakyat menuntut sebuah tatanan idealitas versi mereka masing-masing. Rakornas (Rapat koordinasi Nasional) Bidang Hikmah DPP IMM yang berlangsung di Bogor 27-29 Juni 2009 menurunkan jargon :” wajah indonesia masa depan dan peran generasi masa depan untuk kemandirian bangsa sebagai turunan dari tema tanwir muhammadiyah di lampung : Muhammadiyah membangun visi dan karakter bangsa. Ketika penyakit politik pragmatisme, korupsi disegala bidang menjalar dan mazhab ekonomi liberalisme menjangkiti negeri indonesiaia IMM terus bergerak merumuskan agenda-agenda stategis untuk membaca itu semua. Pilpres 2009 baru saja kita lalui bersama beberapa jam yang lalu. Prediksi beberapa politisi, pengamat dan media akan berlangsung 1 putaran mengingat calon incumbent begitu mendapat dukungan kuat dari rakyat. Barangkali para aktivis dan kalangan pro ekonomo kerakyatan harus kembali bersabar dan memantau arah perubahan bangsa ini.
Kategori: 1